Posted by edi in Renungan | 5 Comments
KEBEBASAN HAK SEMUA MAKHLUK
Seekor harimau memperhatikan kawannya yang lagi melakukan atraksi disalah satu desa bersama dengan tim sirkus yang saat itu melakukan kegiatan. Ia melihat beberapa temannya yang diperintah sang pawang untuk melakukan setiap perintah yang diminta oleh sang pawing. Tepuk tangan dan decak kagumpun mereka terima dengan apa yang mereka pertunjukkan. Bahkan seorang anak kecilpun dengan ragu-ragu namun akhirnya bias mengelus dan memegang sang Raja Hutan yang sudah kehilangan garang dan tahtanya.
Setelah melakukan atraksi beberapa jam sesuai skedul yang dibuat oleh bidang acara tim sirkus, mereka pun kembalai kekandang dan dikembalikan ketempat yang telah disediakan. Setelah seluruh rangkaian acara selesai merekapun diberi makan oleh petugas sirkus, dan dengan lahapnya beberapa kawanan harimau menyantap makanan yang telah disiapkan untuk mereka, sang harimau yang berada diluar itupun terus memperhatikan teman-temannya menyantap makanan yang diberikan, “ sungguh menyenagkan mungkin hidup mereka, hari ini saja aku belum mendapat makanan tapi mereka mempunyai makanan yang melimpah“ gumamnya dalam hati. Tak lama setelah teman harimau sirkus itu selesai melahap makanannya harimau hutan ini pun menghampiri mereka.
Harimau Hutan : “ Hai kawan-kawan, sungguh enak hidup kalian disini, kawan-kawan punya tempat yang hangat, makanan yang banyak, pekerjaan, dan bisa bepergian kemanpun, sedangkan saya hari ini saja saya belum makan seharian dan harus tetap mencari”.
Harimau Sirkus : “( sambil terisak-isak ), kawan… sebenarnya keterpaksaan ini karena kami sudah tidak bias berbuat apa2, pada awalnya kami juga berpikir sama seperti apa yang kau pikirkan, tetapi seperti yang kamu lihat, kami berada dibalik jeruji besi dan tidak bisa berbuat seperti apa yang kami inginkan, semua sudah diatur, hidup kami sudah tidak lagi bebas sepertimu dan yang lebih menyedihkan lagi, kami sering ditertawakan seperti badut, harga kami sudah tidak ada lagi, ternyata apa yang kamu lihat terkadang tidak seperti apa yang dirasakan…
“ Kawan teruslah berjuang untuk sebuah kebebasan sehingga semua makhluk didunia ini tetap menghormati dan menghargai kita sebagai makhluk yang bebas, jangan sampai kebebasan merampas hidupmu, kami hanya tinggal menunggu sakit dan akhirnya mati tanpa bias berbuat apa-apa lagi… SELAMAT BERJUANG SAUDARAKU….
Harimau Hutan : “( Termenung.. ) dan dengan langkah yang pasti pergi meninggalkan kawanan harimau sirkus yang sedang duduk dan dan meratapi nasibnya dibalik jeruji besi yang menjadi tempat tinggalnya.



good… sukses ya?
oo gitu ya omm…
hmmm…
ngerti ngerti…
itulah kita so? selalu melihat sesuatu yang kita inginkan.. apabila kita ingin melihat sesuatu yang baik dari orang lain maka hasilnya pasti potitif, tapi kalau pandangan kita selalu negatif, maka apapun yang dibuat orang lain pasti tidak ada yang benar!!
oia om… knp ya prita mulyasari itu di tunut?
padahal itu kan kebebasan org dlm berpendapat..
wuihhh bang., hari ini udah mulai naek ne rank webnya., uda 6.249.315.,
selamat yah….
maju terus bang., tumbuhkan motivasi bagi kita semua., lanjutkan niat baiknya.,