Dec 20, 2009

Posted by in Kepribadian | 11 Comments

EMOSI NEGATIF

emosi negatifSeperti yang telah kita bahas di artikel sebelumnya tentang tabungan emosi, maka ternyata emosi negative ini juga akan mempengaruhi kita dari setiap prilaku dan suasana yang juga akan berdampak negative terhadap hidup dan kehidupan kita. Banyak orang yang akhirnya tidak sukses bahkan hidupnya berantakan baik itu dikantor, dilingkungan, disekolah, ditempat usahanya samapai kepada masalah berhubungan dengan kekasihnya. Salah satu faktornya adalah emosi negative yang kita miliki.

Lantas apakah hal ini bisa kita kendalikan? Jawabnya tentu bisa!! Setelah mungkin semua sahabat membaca artikel yang sebelumnya dan apabila kita melihat dari sisi positif setiap kegiatan yang kita lakukan maka pastinya emosi negative ini tidak akan terjadi.

Seorang ayah mendapatkan promosi jabatan di salah satu perusahaan terkenal di salah satu kota. Dengan girangnya ayah tersebut mengajak semua keluarga untuk makan malam bersama disalah satu restoran terkenal, pada hari itu semua makanan boleh dipesan oleh seluruh keluarga, maka istri dan kedua anaknyapun memesan makanan diluar porsi yang biasa. Keluarga itu begitu bahagia. Ketika semua pesanan telah dibuat dan terletak diatas meja, tiba-tiba salah satu anak dengan riangnya menyenggol minuman dan tumpah kesemua meja hingga bajunyapun ikut basah. “ Apa-apan kamu sich! coba liat semua jadi basah!” hardik sang ayah. Anak tersebutpun menangis dan sang ayah semakin emosi. Semua keluarga ikut marah. Kita bisa bayangkan situasi pada saat itu. Akhirnya suasana kebahagiaan berubah menjadi suasana yang kacau dan tidak lagi menyenangkan.

Jika kita renungkan cerita diatas, sebenarnya hal tersebut tidak perlu terjadi apabila sang ayah lebih bijak sana, sabar dan tidak mengutamakan emosi negative, karena masalah minuman sianak bisa kita pesan kembali, meja yang berserakan karena minuman yang tumpah dapat kita minta pelayan membersihkannya, sehingga suasana kebahagiaan pada saat itu pastinya tidak akan berubah. Sang ayah bisa mengingatkan anaknya agar lebih berhati-hati untuk lain kali. Dan masalahpun selesai….

Semua persoalan apabila kita besar-besarkan akan dapat besar, namun bagaimana kita dapat membuat persolan itu bisa terselesaikan dan semua orang dapat kebahagiaan dari penyelesaiaan masalah tersebut. Namun yang paling enak dari kita adalah kita selalu menyalahkan orang lain, rasanya kurang pas kalau amarah kita pada saat ada masalah tidak kita keluarkan, mencari kambing hitam dari setiap masalah yang terkadang mungkin pada saat itu tidak perlu kita lakukan.

Maka yang paling perlu dari kita adalah rasa syukur dan ikhlas dalam setiap persoalan yang kita hadapi, yakinlah apabila kedua rasa tersebut ada pada diri kita maka kita akan dapat menyelesaikan semua masalah kita dengan lebih bijaksana dan emosi negatifpun akan dapat kita kendalikan, yang akhirnya kita akan menambah Tabungan emosi kita kepada orang lain, apakah terhadap anak, istri, sahabat, rekan bisnis atau lingkungan dan kekasih tercinta.

GOOD LUCK!!!

  1. makasi mida…
    saya juga bersyukur dan akan terus menulis untuk para generasi muda kita, mudah-mudahan kita semua dapat manfaat dari setiap artikel yang saya buat…

  2. kak,mida baru comment soalnya kemaren2 mida belum sempat aja mida sibuk banget dg kerjaan,bagi mida ndak apa2 terlambat dari pada tidak berbuat sama sekali,setuju ngggak kak, artikel kak edi tetap menarik untuk di baca, karna buat mida kata-kata emosilah membentuk spt apa kepribadian kita,untuk artikel ini ndah pas banget ndak ada perlu yg hrs disanggah.tetep nulis ya kak.dg yg lebih seru lagi

  3. terima kasih, good idea.

  4. E = energi
    M = meledak-ledak
    o = orang lain tersakiti
    s = shock
    i = indak lamak perasaan siap tu…

    kira2 itu artinya kak..

  5. itu juga namanya emosi negatif, tapi juga harus kita ketahui bahwa sekali lagi orang-orang yang mempunyai emosi negatif itu ibarat orang pincang yang ingin normal.. kalau malah kita ejek atau tidak kita besarkan hatinya maka ia pastinya akan terus sedih melihat kita yang normal…

  6. green kidz says:

    mo nanya nii om..

    misal nya dia ada mslh sama kluarga nya.
    trus waktu ngumpul matmn mlh dy marah2 ma tmn n brantem ma tmn nya.
    itu emosi apa namanya om?????

  7. sebenarnya sisil.. banyak juga masyarakat kita yang kurang hobi membaca, ketika saya membaca sebuah artikel, kalimat yang saya artikan waktu itu adalah ” terkadang minat baca ini harus ditumbuhkan dahulu, terserah bagaimana anda mencoba untuk membuat orang mau membaca.
    saya berharap semakin banyak orang yang ingin membaca sehingga masyarakat kita akan lebih tau tentang banyak hal… itulah salah satu dasar adanya souvenir cantik dari duniamotivasi.com selain tanda terima kasih penulis buat para sahabat.

  8. tp mungkin karna ada hadiah dari dunia motivasi ini semoga kita semakin rajin untuk membaca artikel yang ada di dunia motivasi oc, allrise

  9. dalam bersaudara tidak ada kata membuat alasan sesuatu untuk merai hadiah or persaingan antar sahabat karna lebih baik kita bisa ambil suatu pelajaran yang ada di artikel dunia motifasi ini, dan silaturamih sesama anak ranah minang,allrise.

  10. bukan… ini hanya sebagai rasa terima kasih saya kepada semua sahabat yang telah mau memberikan koment atas artikel saya sebagai masukan untuk perbaikan.. makasi dith…

  11. uiii…
    denger kabar ada hadiah nya nih , Dunia motivasi .
    G usah aja boss .
    masa buat pelajaran aja di kasih hadiah .
    tp G pa” juga ..
    hahhahahahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>