Dec 31, 2009

Posted by in Kepribadian, Renungan | 21 Comments

MARAH DAPAT MEMBAWA PENYESALAN

Dalam perjalanan saya selama satu minggu ini dari daerah padang menuju jakarta untuk menghadiri kegiatan, begitu banyak yang ingin saya tulis untuk berbagi kepada semua pembaca setia dunia motivasi.com. Begitu banyaknya pengalaman berharga yang saya dapat sebagai bahan pembelajaran buat saya dan mungkin kita semua, namun ketika saya sampai di tempat penginapan ada sebuah buku dengan kisah yang sangat bagus yang saya baca dan kisah ini akan saya bagi buat kita semua.

Mudah-mudahan kita dapat mengambil manfaat dari kisah ini, bahwa ternyata benar ketika kita menunjukkan reaksi negatif atau marah kepada siapapun termasuk keluarga kita  itu dapat berdampak buruk, ” AMARAH!!!! ya.. amarah yang kurang tepat dan tidak terkendali akan membawa bencana dan penyesalan seumur hidup buat kita.”

” Ada Seorang anak berusia 3 tahun dan seorang pembantu rumah tangga, tinggal dirumah yang besar karena kedua orang tuanya sibuk bekerja. anak tersebut sering merasa kesepian setiap pagi sehingga untuk membuatnya bahagia baik pembantu dan orang tuanya hanya memberikan mainan yang banyak untuk membuat anak tersebut senang dan bermain sendiri dirumah.

Satu hari sipembantu seperti biasa sibuk dengan pekerjaan rumahnya dan si anak bermain diteras rumahnya. Sianak melihat gambar dari sebuah majalah dan begitu senang dengan gambar tersebut. Ia lalu mengambil sebuah batu dan mencoba menggambar apa yang ia pikirkan di dinding mobil yang diparkir digarase karena tidak dipakai orang tuanya. ia begitu senang dengan apa yang telah ia buat, dan seharian anak tersebut menunggu kepulangan orang tuanya untuk memberitahukan apa yang telah ia buat, waktu berlalu sampai jam 10 malam, anak tersebut belum juga tidur dan masih menunggu orang tuanya.

Ketika klakson mobil berbunyi untuk meminta sang bibi membuka pagar, anak tersebut langsung berlari untuk menemui orang tauanya, orang tuanya pun bertanya, ” kenapa kamu belum tidur nak? ayah mama, saya membuat gambar bagussssss… banget, liat deh.. di sana di mobil. Serentak orang tuanya terkejut dan begitu marah ketika mereka melihat mobil yang diparkir sudah tergores oleh gambar dari sang anak.

Ayahnya langsung menariknya dengan keras dan membawa masuk keruang tengah, tidak henti-hentinya sang ayah marah dan sangat marah sampai wajahnya begitu merah.. kurang puas dengan hanya marah, sang ayah memukul anaknya dengan benda yang ia dapat diruang tengah, anak tersebut manangis, meraung dan memohon untuk tidak lagi dipukuli.. ” ampunkan saya ayah… ampunkan saya… saya tidak akan melakukannya lagi… mama… maafkan saya, tolong saya mama… maafkan saya mama… mamaaaaa… ampun… sakit mama….” namun sang mama seolah-olah membenarkan tindakan sang ayah, sang bibi tidak tahan menahan tangis.. dan juga memohon agar sang anak jangan dipukuli lagi.. namun sang ayah malah menyalahkan sang bibi yang tidak mengurus anaknya.

Beberapa pukulan sang ayah kepada sang anak, membuat tangan sang anak terluka, sang anakpun akhirnya dibawa masuk kekamarnya oleh sang bibi karena sudah agak lemas menahan sakit dan tangis.. Sepanjang malam itu sang anak menangis terisak-isak, harapan mendapatkan pujian dari orang tua malah penderitaan dan pukulan yang ia dapatkan… hmmmm…

Keesokan harinya, sang anak demam dan tangannya membengkak, sang bibi menyampaikan kepada majikannya tentang kondisi sang anak, namun orang tuanya mengatakan, ” kasi aja obat demam dan minyak gosok untuk tangannya, hal ini karena kedua orang taunya sibuk dengan kegiatan kantor. selang seminggu sang anakpun tidak kunjung sembuh, sang bibi terus mendesak majikannya untuk membawa sang anak kedokter, karena hari libur maka orang tuanya pun membawa sang anak kedokter untuk diperiksa.

Betapa terkejutnya orang tua sang anak ketika dokter mengatakan bahwa tangan anak mereka harus di amputasi untuk menyelamatkan anaknya. Linangan air mata dari kedua orang tua itupun tidak dapat terbendung, dokter memberikan surat izin untuk mengamputasi tangan anak mereka, dan dengan tetesan air mata yang tiada henti mereka menandatangani surat tersebut untuk mengizinkan dokter mengamputasi kedua telapak tangan sang anak satu-satunya yang mereka sayangi.

Beberapa hari setelah diamputasi anak tersebutpun sadar, dengan wajah memohon sang anak melihat tangannya sudah tidak ada berkata, ” Ayah… mama… ampunkan adik… adik tidak akan buat lagi??? kembalikan tangan adik ya? ayah.. mama.. biar adik bisa cium tangan ayah dan mama untuk minta maaf? kembalikan tangan adik sebentar aja ayah.. kembalikan mama… ampunkan adik???

Mendengar perkataan sang anak yang lugu dan benar-benar tulus tersebut, kedua orang tua dan sang bibi terus manangis, beberapa hari kemudian sang anak tidak juga terlihat sembuh bahkan tidak tubuhnya semakin lemas.. Akhirnya sang anakpun meninggal dunia. Orang tuanya begitu menyesal.”

Begitulah sahabat… kalau saja kita selalu melihat sesuatu dengan lebih bijaksana, maka hukuman dan emosi negative yang mungkin akan menjadi sebuah penyesalan bagi kita pasti dapat terhindarkan.

Semoga kita dapat mengambil pelajaran yang berharga buat diri kita pribadi pada intinya.

  1. hehehehe… adq qu.. pha kabar???
    tks. ya???

  2. Nurbaiti says:

    kak adq share ya

  3. Trima Kasih bapak muchammad sahabat q yang baik..
    mudah2an ini berarti buat kita semua…

  4. muchammad nashiruddin says:

    cerita yg membuat aq bisa lebih sadar dan bertindak hati2 terhadap smua yg aq hadapi….trims….smoga kita di naungi Alloh dg kesejukan hati dan penuh ksabaran….sukses buat penulis….

  5. benar ari…
    mudah2an kita dapat mengendalikan emosi, agar tidak berdampak buruk buat semua orang yang???
    salam saya buat keluarga n sukses buat anda.

  6. marah sama dengan kita lagi ditunggangi setan

  7. Bang saya termasuk menjalani rumah tangga baru dan memiliki 1 orang anak laki2 berusia 1tahun 5 bulan.. saya hidup dari keluarga yg memiliki Ayah tegas, dan Ibu penyabar dalam mendidik tapi tanpa pukulan.dengan situasi saat ini saya sering marah (smoga sy slalu diberiampunan tuhan karna bertujuan ibadah) untuk mengarahkan istri saya agar tidak main pukul /tendang ke anak saya bila dia sedang emosi pada siapapun. setelah tau ternyata kebiasaan ortunya istri itu sering main kaki/tangan bila memberi peringatan, saya mulai tau pernah satu saat saya dibagunkan oleh bapaknya menggunakan kaki.saya bersyukur waktu itu bisa mengendalikan amarah saya dengan cerita ini saya makin tau kalau itu bisa berdampak buruk pada keturunannya.. trima kasih ceritanya bang.smoga menjadi pelajaran kepada yg lain tentang dapak buruk emosi dimasa datang..

  8. Memang terkadang kita menyadari sulit rasanya untuk berpikir bijak disaat kita sedang emosi melihat tingkah laku orang lain yang tidak sesuai, namun itulah hidup.
    tidak ada salahnya buat kita mulai menyadari bagaimana kita merespon setiap hal yang kurang berkenan dalam kehidupan kita ini…
    sukses buat mida ya????

  9. kak edi……….mida ndak tau harus nulis apa!abisnya mida terharu sekali……..lagian mida orangnya ndak sabaran juga mida takut orang tua spt itu banyak ada diluaran sana,tapi mida yakin deh namanya orang tua pasti melakukan yg terbaik buat anaknya,tidak pake emosi terus deh……..artikel kak edi seru. dan banyak manfaat buat si pembaca.

  10. tapi itu juga bukan hanya kepada anak…
    karena biasanya kalau kita marah selalu hilang kendalai…..

  11. sama2 reso…

  12. memang terkadang susah ya denox… ketika kita melihat tingkah anak-anak biasanya orang tua naik pitam.. tapi itulah kita, mudah2an cerita ini mampu menjadi kontrol buat kita para orang tua.. hehehehe…

  13. thank’s sil… u wellcme

  14. very god story I very like because the is story is beautiful all rise.thanks very much my friend.

  15. sekejam itukah orang tuanya. jd ingat anak dirumah…maafkan mama nak. mama gak akan mukul atau yg lainnya kalo kamu mainan tanah atau kamu nakal. makasih ya ceritanya bagus dan menyentuh banget. saya sampe nangis nie

  16. green kidz says:

    makasii om . .
    :)

  17. yudhi MBSP says:

    bgus cerita-a bg sampai2 ku terharu meneteskan air mata dger dan baca cerita ini………

  18. itulah yang terkadang kita lupa titin..
    tapi mudah2an dengan mengambil manfaat ini kita bisa lebih dewasa untuk mengendalikan diri..

    trima kasih…

  19. Amarah memang selalu menguasai otak dan mengalahkan perasaan..namun setelah amarah reda penyesalnlah yg tersisa…

  20. karena pada dasarnya manusia diberikan Allah kasih dan sayang didalam hatinya, mari kita berkaca kepada Rasulullah, apapun yang dibuat oleh kaum kafir kurais, Rasullullah tetap sabar..
    sekarang coba kamu belajar lebih dekat, berikan nilai kasih sayang yang ada, yakinlah dia akan segan untuk berbohong dan tentunya makin sayang…

  21. green kidz says:

    baguss cerita nya om . .
    om dulu saya pernah marah kdp pacar saya karna dia bohongin saya.
    saya mrh sm dia. smpat saya cerutin dia,.
    tp setiap habis marah saya terus kepikiran dia.
    mlahan saya jdi sedih karna telah memarahi dia,.
    tp d balik itu hati saya mngatakan itu blsan buat dia.
    mmang dia nya terlalu kasar, dan ska bohong sama saya,…
    tp knp setiap saya marah sm dia saya selalu sedih om???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>