Posted by edi in Renungan | 15 Comments
BELAJAR DARI KELEMAHAN
Luar Biasa!!! Itulah yang bisa saya ucapkan untuk semua orang yang melihat kekurangannya menjadi kelebihan. Banyak kita yang terpuruk dan bahkan gagal dalam kehidupan karena terus selalu melihat kekurangan kita adalah sebuah hal yang buruk bagi kita, padahal begitu bahagianya sebagian orang lain melihat kekurangannya menjadi sebuah maha karya yang besar dari Sang Khalik.
Sebut saja Boneng, seorang artis yang diera 80 an begitu top, ataw dono dengan Warkopnya, dan saat ini tukul serta masih banyak orang-orang yang dengan kekurangannya menjadi lebih besar dan lebih hebat. Saya selalu terharu ketika menyaksikan acara kick andy, begitu banyak orang yang dengan kekurangannya memanfaatkan hal tersebut untuk menjadi besar dan berguna bagi banyak orang dan akhirnya dia Sukses…
Bagaimana dengan kita hari ini… sudahkah kita mencoba untuk melihat kekurangan kita menjadi suatu yang akan membuat kita sukses. Jangan pernah selalu mengeluh terhadap apa yang tidak kita miliki, atau perbedaan yang ada dengan orang lain. Tapi cobalah bangkit dari ketidakmampuan kita.
Kemarin ketika pulang dari luar kota, kami singgah di suatu daerah yang tingkat penduduknya rata-rata berkebun dan bertani. Sebut saja H. Buyung I, adalah bapak dengan 6 orang anak. Beliau tidak bisa tulis baca karena tidak mengenyam dunia pendidikan, tidak punya pekerjaan ( PNS atw Pegawai salah satu perusahaan ), beliau hanya seorang pekebun biasa, hidup mereka juga jauh dari kecukupan, tapi dengan kekurangan tersebut beliau selalu berusaha agar anak-anaknya tetap mengecap pendidikan walaupun rata-rata anak beliau hanya tamat SMA yang nilainya juga tidak begitu baik..
Begitulah hidup yang mereka jalani selama ini, namun alangkah bahagianya beliau ketika tahun 2006 yang lalu, mereka ( suami istri ) dapat pergi haji dengan biaya sendiri, dimana anggaran haji pada waktu itu rasanya dengan kondisi yang mereka hadapi tidak mungkin buat orang seperti H. Buyung I dan istri untuk berangkat. Namun Allah S.W.T memang sangat bijaksana, orang seperti H. Buyung I dan istri, walaupun tidak mampu tulis baca akhirnya dapat melaksanakan semua rukun haji selama mengikuti perjalanan haji di mekkah mukarramah. Saya begitu terharu pada saat berbincang-bincang dengan mereka, kalimat demi kalimat polos dari kedua orang tua tersebut mengingatkan saya untuk terus berjuang menghadapi hidup. Bahkan saya sempat tersentak ketika beliau mengucapkan “ apabila kita mau terus berusaha dan berniat secara sungguh-sungguh tidak ada yang tidak mungkin untuk kita capai di Dunia ini.”
“ sungguh sebuah kalimat yang begitu hebat dari orang yang selama hidupnya tidak pernah mengecap dunia pendidikan dan dengan latar belakang kehidupan yang jauh dari cukup.”
Sekali lagi adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga buat saya, dan saya berharap buat kita semua, untuk terus berusaha mencapai cita-cita kita untuk hidup di muka bumi ini, waktu, tenaga, pikiran, usaha dan semua yang kita lakukan, apabila kita sungguh-sungguh dan berniat untuk mencapai sesuatu, yakinlah Allah S.W.T akan mengabulkannya. Jangan kita rusak semua yang telah diberikan sang pencipta ini dengan berleha-leha, mengeluh, mencaci, dan bahkan sampai menyalahkan orang lain dan kehidupan ini. Teruslah berjuang sahabat, dan jangan pernah kita berdo’a kepada Sang Khalik disaat kita jatuh ataupun mendapatkan cobaan, agar Allah S.W.T segera membebaskan kita dari cobaan tersebut, melainkan agar Sang Khalik memberikan kekuatan untuk kita dapat bangkit dan mengatasi masalah yang kita hadapi dengan bijaksana dan adil, yang pada akhirnya hal itu akan membuat kita lebih kuat, lebih siap dan lebih baik dari sebelumnya.
YAKINLAH!!!
Sukses buat para sahabat….



sama-sama yudh…
semakin kita menyadari kelemahan kita semakin kita ketahui betapa banyak hal yang terkadang luput untuk kita lakukan…
wajar apabila selama ini kita begitu banyak masalah mungkin..
salah satunya karena kita tidak pernah mau belajar dari apa yang telah kita lakukan…
maksi yudh…
sama2 deq…
smoga bisa buat dasar bg kt dalam menjalani hidup yang sebentar ini…
makasi ya????
amin.. dod,
saya juga makasi paling tidak surat yang kamu sebutkan diatas juga bisa jd pedoman saya..
tks ats infonya..
sukses ya????
Makasih…
Artikel yg sangat membangun bang.
Memang Kadang manusia suka lupa untuk bersyukur bang, suka mengumpat, mencela setiap hal dan kejadian yang dianggap kekurangan. Padahal kita diciptakan dalam kesempurnaan ciptaan-Nya.
MASYA ALLAH… saya barusan membaca sebuah surat dalam Al Qur’an digital( Surat AR-RAHMAAN )… Coba kita itung ada berapa jumlah ayat yang menyebutkan “Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?”(Qs.55:13,16,..). Ternyata betapa banyak sekali manusia yang lupa beryukur atau malah kufur nikmat, sampai-sampai Al Qur’an sendiri mengingatkan kita begitu sering. Mudah-mudahan kita semua terhindar dari sifat tersebut. amin
salut n terharu baca ceritanya,,,mantabb motivasinya.
sukses ya Da,,
Keran bg…….
benar…… setiap artikel yg bg kirim dan saya baca
slalu bermanfaat bgi saya pribadi…..
terima kasih bg….
mungkin saya paling makas tuk baca buku… tpi dgn ada-a dunia motifasi, saya bisa sedikit tuk belajar karna membaca artikel ini….
klu ada kirim trusss bg…. semangat……
makaci ya.. sukses bwt kamu ya dek???
hmmm.bang, sungguh luar biasa masukan yang kau kirim!!
smoga bermanfaat bagi saya pribadi…dan orang lainnya
tetap semngat bang edi
makasi mida atas komenya ya…
benar dek… karena orang yang pandai bersyukurlah yang akan selalu mendapatkan rahmat dan hidayah dari Allah S.W.T.
dan semoga kita termasuk orang yang seperti itu ya dek???
kak mida setuju sekali dg apa yg kakak tulis ………..meskipun sifat manusia tidak akan pernah puas tapi kita harus pandai bersyukur atas segala nikmat yg diberikan allah,apapun itu baik kelebihan dan kekurangan jangan jadi alasan pembenar untuk kita tidak mau berjuang dalam menjalankan hidup.kak edi mida juga pengemar kick andy.benar banget kak acaranya banyak bikin inspirasi bagi kita untuk hidup .
makasi pak…
trima kasih juga buat sharing dan semua yang telah kita jalani pak..
sampaikan salam salute saya buat pak H. Buyung I dan keluarga, saya terharu dan hampir menangis…
sekali lagi makasi pak…
Allahu Akbar … Maha Pengasih dan Penyayang…., tinggal kita yang perlu mempersiapkan diri untuk menerima Kebesaran dan Kasih Sayang Nya….,
seperti halnya mutiara yang indah …yang akan dijadikan cincin …pantasnya disandingkan dengan logam mulia untuk pengikatnya….
teruslah memberi motivasi dan inspirasi..bro..
Subhanallah… Jd terharu mbayangkn khidupn pak H. Buyung dan klrga.
Mei jd btnya2, brp sdh wkt yg mei buang pcma utk hal2 yg tak bmanfaat? Pdhl setiap dtik bs dgunakn utk mnuntut ilmu dan b’usaha..
Baiklah..mei akn ambl tawaran yg td pagi dtg k mei. Toh lbh baik d isi dg hal2 yg bmanfaat ktimbang mei abisin wktu cm berleha2 dg alasan weekend. Makasih pncerahan ny y bg ^^
sama2 mei..
saya juga akhirnya banyak dapat pelajaran dari orang seperti pak H. Buyung I n keluarga mei…
sukses ya????
Subhanallah.. Jd terharu mbayangkn khidupn pak H. Buyung dan klrga.
Mei jd btnya2, brp sdh wkt yg mei buang pcma utk hal2 yg tak bmanfaat? Pdhl setiap dtik bs dgunakn utk mnuntut ilmu dan b’usaha..
Baiklah..mei akn ambl tawaran yg td pagi dtg k mei. Toh lbh baik d isi dg hal2 yg bmanfaat ktimbang mei abisin wktu cm berleha2 dg alasan weekend. Makasih pncerahan ny y bg ^^