Posted by edi in Kiriman Sahabat | 20 Comments
IKHLAS
Jika ada suatu perubahan maka perubahan itu datang dari diri kita sendiri, jika ada perbedaan maka kita sendirilah yang menciptakan perbedaan itu, hidup ini sebenarnya datar bagaikan air mengalir yang tenang dan terus mengalir melewati jalurnya, tapi mengapa terkadang terasa hidup ini begitu menyulitkan dan bahkan menyesakkan dada, jawabannya hanya ada satu, kita tak pernah ikhlas dalam hidup ini.
Sulit memang…ya…itu benar tapi mudah benar..ya itu juga tidak salah, orang yang selalu ikhlas dalam hidupnya memandang keikhlasan bagaikan sebuah kebutuhan, tapi orang yang sulit melakukan keikhlasan dalam hidupnya memandang keikhlasan sebuah penderitaan.
Ada kisah seorang remaja yang kesehariaanya amat pintar pada suatu ketika tanpa ia sadari nilai nya lebih rendah dari pada teman sebangkunya, anak tersebut menangis dan tidak mau berteman dengan teman sebangkunya, anak tersebut menyesal coba saja dia belajar giat lagi dan banyak lagi unek2 yang ia lontarkan, lalu dia melihat temannya yang tidak begitu pintar masih tertawa riang walau anak itu tak pernah juara.kemudian ia bertanya : kenapa dirimu tak sedih jika tak dapat juara, dan kenapa kau tak benci terhadap teman2mu yang juara?, anak tersebut dengan wajah lugu menjawab; tugas ku hanya belajar sungguh2 masalah juara itu urusan yang kuasa, jika aku belum juara maka itu bukan rezeki ku.
Remaja itu hanya diam, jangan kan untuk mencoba ikhlas dengan keadaan, bersyukurpun aku tak pernah akan juara yang selama ini ku raih.
Ada seorang wanita dengan dua anak, pada saat anak2 nya sudah remaja, tiba-tiba suaminya pergi, ibu tersebut shock, dan benar2 tidak terima dengan keadaan,keluar masuk rumah sakit pun dilaluinya, paranormalpun telah letih didatanginya, pada suatu hari ia melihat ibu2 dengan 8 anak tanpa suami harus memungut barang bekas untuk memenuhi kehidupannya, tiba2 saja ia berhenti dan menghampiri ibu tersebut lalu bertanya dengan wajah penasaran : “ bu…tidak letihkah anda..? lalu mana suami anda..?
Ibu tersebut menjawab kenapa harus letih jika semua ini kujalani dengan ikhlas dan hanya mengharapkan ridho illahi, suami ku telah pergi 5 tahun yang lalu, aku yakin Allah pasti akan memberikan ganti yang lebih baik, mungkin melalui kebahagiaan dari anak2ku, karena semua ini adalah kehendak yang kuasa, kami sekeluarga selalu berusaha dan tetap Allah yang menjadi pengadilan yang paling adil dan bijaksana.
Ibu tersebut hanya diam, jangan kan menerima keadaan dengan ikhlas shalat pun aku tak pernah.
Cukup 2 cerita singkat itu membawa kita pada sebuah arti, begitu indah sebuah keikhlasan dan begitu pahit jika keindahan hidup ini tak pernah kita syukuri.
Ingatlah!!!
Ketika kerjamu tak dihargai, maka saat itu kau sedang belajar tentang ketulusan
Ketika usahamu dinilai tak penting, maka saat itu kau sedang belajar tentang keikhlasan
Ketika hatimu terluka dalam maka saat itu kau sedang belajar tentang memaafkan
Ketika kau merasa lelah dan kecewa, maka saat itu kau sedang belajar tentang kesungguhan.
Sukses Buat Sahabat!!!



terimakasih.mdh2an sy bs jadi hamba yang iklash
terima kasih saya akan ikuti terus artikel yg lain biar dapat membuka hati saya dan bs belajar jd orang yg iklash
thanks pak ! artikel bapak sangat bermanfaat untuk saya
bagus banget. menyentuh dan sedikit menyadarkan. moga aja saya bisa menjadi orang yang benar-benar ikhlas. sebab sampai saat ini saya belum bisa memaafkan dan belum bisa menjadi seorang yang ikhlas.
wah.. ada yg baru neh..!!!
Info yang bagus sobat, saya banyak belajar dari blog ini.
jika berkenan, saya ingin bertukaran link dengan blog sobat ini. link sobat sudah saya pasang kok di blog aku.. Silakan dicek kembali!
Thx sebelumnya ya…
sama2 U’ut.. sahabat yang baik, memang ternyata Ikhlas akan membuat kita lebih tenang menghadapi segalanya..
sukses buat anda ya?
Alangkah indahnya kata”ikhlas” bilamana memang kita benar-benar dapat melakukannya dengan “ikhlas”. Karena pada dasarnya segala yang menghambat dalam diri kita adalah kita sendiri, oleh karenanya saya sangat setuju hanya dengan ikhlas ketika kita menghadapi apapun maka segala sesuatunya kita kembalikan kepada Allah swt. Amien . Yhanks mas Edi
makasi ya dek..
salam saya buat keluarga…
makasi ya mida???
adikku yang baik..
salam saya buat keluarga…
Benar Endhi.. sahabat yang baik..
tapi seperti puasa, yang kita jalankan saat ini. hanya kita dan Allah S.W.T lah yang tau, tapi tetap
aja kita selalu diingatkan oleh para ulama, orang tua, mungkin juga sahabat,
betapa besarnya hikmah puasa bagi kita.
jadi mungkin karena kita manusia bersifat khilaf atau lupa.. artikel ini hanya sebagai
pengejut buat kita yang sedang melamun…
tks Endhi sahabat yang baik.
benar sekali mas endhi sahabat yang baik..
ibarat puasa, yang saat ini kita jalani, atau shalat yang kita kerjakan..
terkadang semua itu hanya kita yang tau..
namun paling tidak, sebagai sesama manusia.. tidak salah kalau kita mencoba saling mengingatkan,
karena mungkin kita lupa dan khilaf, karena itu adalah sifat kita sebagai manusia.
tks endhi sahabat yang baik.
maksi pak..
dukungan dan saran dari bapak akan tetap menjadi bagian dari setiap tulisan saya..
sekali lagi trima kasih pak…
sama2 bro… mas jun sahabat yang baik..
sama2 bro.. sahabat yang baik..
sama-sama mbak dian sahabat yang baik…
memang terkadang kita lupa untuk selalu ikhlas.. karena setiap cobaan yang kita hadapi
adalah warning dari sang khalik…
saya bersyukur dapat artikel saya dapat sedikit memberikan pencerahaan buat semua sahabat..
mudah-mudahan kita dapat mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang kita hadapi.. Amin.
Tks ya mbak?
met jalankan ibadah puasa kak edi………!!
mida tersentuh dg untaian kalimat yg kakak tulis…semoga mida bisa belajar dari apa yg telah mida baca di tulisan kk kali ini……sukses terus kak edi……mida suka banget….!!
tulisannya menyentuh dan menginspirasi…Di,
salut..untuk ketekunannya mengambil makna dari kejadian2 yang telah dialami..
Jadi sebenarnya makna ikhlas itu sendiri apa ya???
Bukankah jika seseorang menyebut2 kata ikhlas, maka sebenarnya orang tersebut belum ikhlas…
Ikhlas hanya Allah dan orang yang melakukannya tersebut yang tau.
Sangat membawa pencerahan.. Thanks bro !
pas n ngena banget dihati…bertepatan dengan keadaan yang saat ini tengah saya hadapi …saya belum bisa ikhlas krn merasa diacuhkan..tidak dihargai sebagai istri ..apalagi setelah saya mengambil keputusan resign dari kantor demi menjaga dan fokus ke pada anak ku …huufftt…pas banget artikel mASUK KE INBOX FB KU …tuhan memenang maha tahu,saat aku butuh sebuah pencerahan jiwa..setidaknya dengan artikal bapak saya sedikit menyadari kesalahan saya,ketidak mampuan saya meredam emosi dan rasa sensitif saya yang kadang berlebihan..insyaAllah setelah ini saya lebih bisa melihat kedalam diri saya sendiri…artikel2 bapak bagus banget…thanks…